|
Perkembangan Ekspor Sulawesi Selatan Maret 2008
Ekspor menurut Golongan Barang HS 2 Dijit Ekspor Sulawesi Selatan pada Maret 2008 mengalami penurunan sebesar 34,81 persen dibanding Februari 2008 yaitu dari US$ 250,587 juta menjadi US$ 163,351 juta. Sementara itu bila dibandingkan dengan Maret 2007, ekspor mengalami penurunan sebesar 17,03 persen. Penurunan ekspor Maret 2008 terhadap Februari 2007 disebabkan oleh menurunnya ekspor nikel(HS 75) sebesar 42,21 persen dari US$ 194,579 juta menjadi US$ 112,442 juta, sebaliknya ekspor komoditi kakao/coklat naik 114,04 persen menjadi US$ 23,804 juta. Komoditi lainnya yang juga mengalami penurunan ekspor adalah barang dari kayu (HS 44)sebesar US$ 1,526 juta; olahan makanan hewan (HS 23) sebesar US$ 0,444 juta. Sedangkan komoditi yang mengalami peningkatan selain kakao/coklat (HS 18) adalah kelompok serealia (HS 10) sebesar US$ 2,394 juta; ikan dan udang (HS 03) sebesar US$ 2,082 juta; buah-buahan (HS 08) sebesar US$ 1,371 juta; serta karet, barang dari karet (HS 40) sebesar US$ 0,703 juta. Selama Januari-Maret 2008, ekspor dari 10 golongan barang (HS 2 dijit) memberikan kontribusi 91,87 persen terhadap total ekspor Sulawesi Selatan. Dari sisi pertumbuhan, ekspor 10 golongan barang tersebut meningkat 38,80 persen terhadap periode yang sama tahun 2007. Sementara itu peranan ekspor diluar 10 golongan barang pada Januari-Maret 2008 sebesar 8,13 persen.
Perkembangan Impor Sulawesi Selatan Maret 2008
Impor menurut Golongan Barang HS 2 Dijit Nilai impor Sulawesi Selatan selama Maret 2008 mengalami peningkatan 2,23 persen dibanding impor Februari 2008 yaitu dar US$ 49,968 juta menjadi US$ 51,084 juta. Hal ini lebih disebabkan oleh peningkatan impor beberapa komoditi. Dari sepuluh golongan barang impor utama, tiga golongan barang utama menurun nilainya pada Maret 2008 dibanding Februari 2008. Dua golongan barang meningkat diatas US 2 juta yaitu impor golongan Aluminium (HS 76) meningkat sebesar US$ 2,605 juta, dangolongan perangkat optik (HS 90) sebesar US$ 2,482 juta. Dua golongan barang meningkat diatas USS 1juta yaitu impor golongan pupuk (HS 31) sebesar US$ 1,755 juta, dan golongan serealia (HS 10) sebesar US$ 1,282 juta. Tiga golongan barang yang mengalami penurunan yaitu golongan benda-benda dari besi dan baja (HS 7) menurun sebesar US$ 2,302 ribu (1,03 persen), mesin/peralatan listrik (HS 85) sebesar US$ 1,755 juta (1,96 persen), dan berbagai produk kimia (HS 38) sebesar US$ 159,982 ribu (0,96 persen). sumber: Bps Provinsi Sulawesi Selatan |
|















